Tips Mengajukan Pinjaman Online agar Tidak Tertipu

blog INSIDE – Seperti yang kita tahu, penanganan wabah Covid-19 di Indonesia nyatanya belum juga usai dan masih dianggap sebagai momok menakutkan bagi seluruh lapisan masyarakat.

Sebab, selain menjadi penyakit yang mematikan, selama pandemi terjadi, banyak masyarakat yang di PHK akibat bisnis merugi. Hal inilah yang mendukung pinjaman online cepat cair cukup KTP diminati di tengah pandemi.

Baca juga: Daftar Pinjaman Online Ilegal yang Diciduk Satgas Oktober 2020

Melansir dari data Otoritas Jasa Keuangan, di tengah pandemi corona, permintaan akan pinjaman uang online di Indonesia semakin menunjukkan tanda peningkatan, bahkan naik hampir 8 persen dari awal tahun.

Sejalan dengan hal tersebut, sebelum mendaftar di pinjaman online cepat cair cukup KTP, Anda harus memperhatikan berbagai macam hal, mulai dari banyaknya pinjaman online ilegal yang mengiming-iming bunga rendah dan proses cepat, hingga memperhatikan keadaan finansial diri sendiri agar pinjaman tidak menjadi bumerang bagi diri sendiri.

Lebih lengkapnya, mari simak tips mengajukan pinjaman online agar tidak tertipu:

1. Mengukur Keadaan Finansial

Kondisi finansial sangat penting ketika Anda ingin mengajukan pinjaman. Idealnya, cicilan atau utang yang bisa diajukan di manapun tidak boleh melebihi batas sepertiga atau 30% dari pemasukan. Sederhananya, jika pemasukan setiap bulan sebesar Rp5 juta, maka batas aman untuk cicilan tiap bulannya adalah Rp1,5 juta.

Dengan mengukur kondisi finansial, Anda tidak akan terlalu terbebani dengan cicilan, sehingga masih tetap bisa memenuhi kebutuhan dasar sambil mencicil barang incaran. Beberapa orang yang terjebak dalam cicilan bisa diakibatkan karena tidak bijaksana dalam mengajukan utang serta tidak mempertimbangakan kondisi finansialnya.

2. Selektif dalam Memilih Aplikasi Pinjaman

Fleksibilitas yang ditawarkan oleh fintech memang membuat konsumen lebih memilih yang mudah dan cepat. Namun, hal ini juga dimanfaatkan oleh fintech ilegal untuk memberikan bunga yang tinggi atau penyalahgunaan data pribadi. Makanya, konsumen harus mulai menyadari betapa pentingnya memilih perusahaan layanan kredit yang sudah terdaftar dan memiliki ijin operasional dari Otoritas Jasa Keuangan.

Jadi, jangan langsung main mengajukan pinjaman online cepat cair cukup KTP, cobalah untuk melakukan riset kecil untuk mengenal lembaga keuangan yang dipilih. Mulai dari kinerjanya, sampai dengan reviewnya dari beberapa pengguna sebelumnya. Bisa juga dengan melihat tanggapan dari penyedia pinjaman dalam berkomunikasi dengan customernya.

Salah satu aplikasi pinjaman online cepat cair cukup KTP yang terpercaya, sudah terdaftar dan diawasi OJK sejak tahun 2018 adalah Kredivo. Dengan bunga rendah 2,6% per bulan, Anda bisa mendapatkan layanan Pinjaman Tunai untuk menarik uang lansung, kredit online di 1000+ merchant hingga pay later bunga 0%.

3. Teliti Membaca Persyaratan Pinjaman

Ketika Anda sudah tahu mau memilih fintech mana untuk mendapatkan pinjaman online cepat cair cukup KTP, syarat dan ketentuan adalah hal yang justru harus mendapatkan perhatian utama. Sebab, jika Anda kurang teliti tentang ini, Anda bisa saja tidak disetujui untuk diberikan pinjaman bahkan bisa merugikan diri sendiri.

4. Pilih yang Banyak Promo

Biasanya pada akhir tahun seperti sekarang, banyak sekali penawaran yang diberikan oleh situs online, begitu pula dengan aplikasi pinjaman online.