Cara Melunasi Pinjaman Online

blog INSIDE – Kredit online bisa menjadi saat membutuhkan uang mendadak. Namun jika sudah banyak dan menumpuk harus mencari cara melunasi pinjaman online tersebut. Oleh karena itu, sebelum menjadi petaka, bijaklah dalam menggunakan layanan dari perusahaan fintech.

Sebagai informasi, meminjam dana di fintech memiliki persyaratan yang sederhana. Bahkan, dalam beberapa jam saja, pinjaman sudah bisa langsung dicairkan. Ditambah lagi, pihak peminjam tidak diwajibkan untuk memberikan agunan sebagai persyaratan mengajukan pinjaman tersebut.

Baca juga: Kredit Online Aman Bunga Rendah

Meski memiliki kelebihan tersebut, nasabah yang tidak paham dengan mekanisme pinjaman online tersebut bisa menjadi musibah untuk dirinya sendiri. Bahkan jika nasabah tidak mampu membayar cicilan bulanan tepat waktu, tak jarang langsung diteror oleh pemberi pinjaman.

Oleh karena itu untuk Anda yang sudah terlanjur terjerumus pada pinjaman online dengan beban bunga tinggi, tentu ingin segera terbebas. Tak perlu khawatir, karena ada beberapa cara melunasi pinjaman online yang efektif yang dapat Anda lakukan agar bisa terlepas kredit tersebut.

Memanfaatkan Pinjaman dengan Bunga Lunak
Hal pertama yang bisa Anda lakukan untuk melunasi utang pinjaman online adalah dengan melakukan utang lain. Namun, dalam mengajukan pinjaman ini, pastikan beban bunganya jauh lebih rendah daripada bunga yang dibebankan pinjaman online.

Akan tetapi, sebelum mengajukan pinjaman tersebut, pastikan untuk membandingkan nilai bunga yang dibebankan oleh sejumlah bank dan koperasi agar bisa mendapatkan beban bunga paling rendah. Tanamkan juga niat bahwa pinjaman ini Anda lakukan untuk terlepas dari utang pinjaman online yang sulit untuk dilunasi.

Dengan memilih tenor pembayaran paling lama atau minimal satu tahun, jumlah cicilan yang harus Anda bayar pada pinjaman yang baru ini pasti jauh lebih terjangkau. Dengan begitu, cash flow Anda bisa lebih terjaga dan terhindar dari risiko bangkrut akibat utang pinjaman online.

Menggunakan Fasilitas Pinjaman Tanpa Bunga
Selanjutnya adalah dengan menggunakan layanan pinjaman tanpa bunga. Sebagian dari Anda mungkin terheran dimana bisa mendapatkan pinjaman yang tidak membebankan bunga kepada nasabahnya. Bagi yang belum tahu, Anda bisa mendapatkan pinjaman tanpa dikenakan bunga di perusahaan dimana Anda bekerja.

Pada umumnya, pihak manajemen kantor memiliki fasilitas pinjaman ini untuk membantu para karyawannya. Selain tidak membebankan bunga sama sekali, Anda juga bisa meminta pihak perusahaan agar memberikan tenor pembayaran lebih dari satu tahun.

Menjual Aset yang Dimiliki
Sebagai cara terakhir jika kedua cara di atas tidak membuahkan hasil, Anda dapat menjual beberapa barang dan aset yang dimiliki untuk melunasi utang pinjaman online. Cara ini tentu bisa menjadi solusi yang terbaik bagi Anda yang tidak ingin lagi terbeban dengan cicilan utang yang harus dibayar setiap bulannya.

Akan tetapi, tetap gunakan skala prioritas terhadap barang atau aset apa saja yang bisa dijual dan tidak terlalu dibutuhkan. Jika jumlahnya mencukupi untuk melunasi utang pinjol, tidak ada salahnya untuk mengurangi jumlah aset yang dimiliki demi terlepas dari beban keuangan tersebut.

Setelah utang pinjaman online berhasil terlunasi, jangan lupa untuk menutup akun dan menghapus aplikasi pinjol yang terpasang pada smartphone. Dengan begitu, godaan untuk kembali mengajukan pinjaman dan terjerat utang tidak terjadi pada Anda.

Gunakan Layanan Pinjaman Online Resmi
Di Indonesia, layanan pinjaman online dalam kurun waktu beberapa tahun terakhir memang semakin banyak jumlahnya. Menjamurnya layanan pinjol ini terjadi karena kebiasaan masyarakat Indonesia yang konsumtif dan mudah tergoda dengan iming-iming pinjaman tanpa syarat ini.

Akan tetapi, di antara banyaknya pinjaman online yang bermunculan ini, tentu masih banyak aplikasi pinjol yang memberikan beban rasional kepada peminjamnya. Yang pasti, saat membutuhkan dana cepat dan ingin menggunakan layanan pinjaman online, usahakan untuk memilih yang sudah terdaftar dan diakui oleh OJK. Dengan begitu, Anda akan terhindar dari ancaman beban bunga tinggi yang dapat merusak keuangan keluarga.